You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Air Tak Dikeruk, Warga Cilangkap Keluhkan Genangan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Minta Saluran PHB Kali Tengah Dinormalisasi

Warga RW 02, Jalan Wira Kencana, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur meminta saluran penghubung (PHB) Kali Tengah dinormalisasi.

Kalau hujan deras dan pintu air di Situ Agro Wisata dibuka, lingkungan kami kebanjiran sampai ke teras rumah

Sebab, kondisi saluran PHB tersebut saat ini sudah tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap ke permukiman.

Ketua RT 03/02 Cilangkap, Suparto mengatakan, saat hujan deras, wilayah RT 08, 03, 01, 06 RW 02 kerap tergenang 50-60 sentimeter akibat air dari saluran PHB Kali Tengah meluap.

Saluran PHB Pulo akan Dinormalisasi

"Kalau hujan deras dan pintu air di Situ Agro Wisata dibuka, lingkungan kami kebanjiran sampai ke teras rumah," katanya, Jumat (22/7).

Ia menuturkan, di wilayah RT 06, saluran PHB Kali Tengah mengalami penyempitan dari empat meter menjadi dua meter akibat banyaknya bangunan rumah yang menjorok ke saluran.

"Warga berharap saluran PHB ini dikeruk karena sudah dangkal," ujarnya.

Lurah Cilangkap, Dwi Ispuranto menyampaikan keluhan banjir dari warga ini sudah pernah dibahas di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun sampai kini belum ditindaklanjuti Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur.

"Kami akan laporkan kembali ke unit terkait agar ada penanganan serius," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye934 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati